Wirausaha + Sukses

Namun, yang tercipta pada WeWork adalah tatkala perusahaan WeWork belum mampu memastikan kestabilan bisnis tersebut dan menjual valuasi sebesar US$ 49 Billion, itu memutuskan IPO. Seiring berjalannya waktu, WeWork selalu mengulur-ulur waktu dimana IPO kongsi WeWork merupakan salah satu selama yang paling ditunggu sambil masyarakat Amerika. Keputusan WeWork dalam melakukan diversifikasi usaha nampaknya justru menjadi bumerang untuk perusahaan. Puncaknya adalah saat perusahaan WeWork mengekang untuk merumahkan ribuan orang upahan mereka. Tahukah kamu, selain menjalankan bisnis di faktor commercial real estate, perusahaan WeWork juga melakukan diversifikasi bisnis menggunakan modal yang mereka dapatkan dari Softbank. Mulai dari perusahaan penggarap ombak, hingga sekolah swasta berhasil mendapatkan dana baru dari WeWork.

Maka dari itu, jika kamu menyeleweng konsumen dengan perilaku porah kini setidaknya harus shifting ke konsumen lower dan middle class yang lazimnya lebih hemat dan merebut produk lebih sedikit. Tanggapan. com – Sejak pandemi COVID-19, sejumlah sektor terbentur imbasnya. Berdasarkan data yang dirilis oleh BPS, Produk Domestik Bruto Indonesia pada triwulan I-2020 tumbuh sebesar 2, 97 persen. Melambat dibanding capaian triwulan I-2019 yang sebesar 5, 07 persen. Lesunya perekonomian mendorong sejumlah sektor usaha beradaptasi bahkan melakukan shifting.

JAKARTA – Dalam hampir semua segmen retail atau unit pengecer dan juga pada berbagai industri, perusahaan-perusahaan gede selalu berusaha menyingkirkan bisnis-bisnis kecil. Sejak mewabahnya perusahaan startup di Indonesia, sepertinya valuasi lebih dielu-elukan daripada pada profitabilitas.

Kebetulan, Raditya Dika mengundang salah satu founder pioneer perusahaan co-working space di Indonesia. Dalam interviewnya menyebutkan, sang founder mencita-citakan setidaknya 5 miliar rupiah, atau kurang lebih sewajar dengan US$ 350, 000 untuk membangun tanah nun untungnya telah dimiliki oleh founder di kawasan Jakarta.

Tentu untuk mendapatkan gelar seperti Unicorn, decacorn, dan lain-lainnya. Sungguh, gelar-gelar tadi dapat dicapai jika perusahaan startup berhasil mendapatkan angka valuasi tertentu. Namun, terkadang perusahaan startup kehilangan fokus dimana itu hanya fokus pada valuasi saja, dan justru mengetuk mata pada profitabilitas kongsi. Sehingga, banyak perusahaan startup yang memiliki valuasi luar biasa tinggi namun tidak diimbangi dengan profitabilitas perusahaan nun baik.

Begitu pula dengan depresiasi yang berlangsung terhadap bangunan co-working space milik WeWork. Ditambah lalu biaya operasional yang sudah pasti naik tiap tahunnya. Sudah tentu WeWork kendati harus menaikan harga sewa co-working space mereka untuk setidaknya memperkecil jarak antara biaya operasional perusahaan secara pemasukan.

Bisnis No comments
Read More No comments